Minggu, 02 September 2012

The Tranquil of Padang Bai Bali

Selamat datang di Padang Bai Bali, Padang bai adalah sebuah teluk di timur Bali, Sebuah desa kecil yang memiliki pelabuhan yang cukup sibuk, tempat transit wisatawan yang akan / telah tiba dari Lombok dan Indonesia bagian Timur. Padang Bai yang sekarang sudah mulai ramai dengan penginapan yang sekelas resort dan villa. Beragam pilihan restaurant dan bar sederhana ada disini. Perjalanan dari Denpasar / Kuta menuju Padang Bai hanya memerlukan waktu 1 - 1,5 jam saja. Berkat akses by pass kini perjalanan menjadi cukup singkat dan sangat mudah dijangkau.



Beruntung sekali saya memiliki Ibu yang berasal dari Padangbai. Ketika berkunjung ke Bali sudah pasti saya akan menghabiskan waktu lebih lama (bahkan sangat lama) berada di Padangbai. Karena desa ini tidak besar maka dengan berjalan kaki kita akan bisa pergi kemanapun di sekitar Padangbai. Kurang dari 5 menit dari area pemukiman kita akan dapat menjangkau pantai. Pantai bagaikan halaman rumah saja ketika saya berada di Padangbai.

Walaupun Padang Bai merupakan tempat transit, bukan berarti tidak ada spot menarik yang dimiliki daerah ini. Di ujung utara Padang Bai terdapat Pura Silayukti, Pura ini telah ada sejak abad 11 dan merupakan salah satu Pura penting yang ada di Bali. Selain itu Spot yang menarik berikutnya adalah keberadaan dua pantai disekitar Padang Bai.

Padang Bai dari Google Map


Suasana Padangbai dari dermaga
Pesisir Padangbai dari laut tampak seperti ini

Padang Kurungan / lebih dikenal dengan Blue Lagoon
Dinamakan demikian  karena keindahan bawah lautnya yang didominasi oleh ikan hias berwarna-warni dan soft coral dan keberadaan laguna biru di tengah pantainya yang indah sehingga pantai ini sering juga disebut pantai blue lagoon




Blue Lagoon saat sun rise

Bias Tugel
Sedangkan pantai bias tugel yang terletak di sebelah barat pantai utama padangbai, terkenal keindahannya karena berpasir putih dan luas dan lautnya yang biru dan jernih.


Picture from Tripadvisor

Foto Padang Bai, Bali
Picture from Tripadvisor

Aktivitas yang bisa dilakukan selama berada di Padang Bai adalah diving, snorkling atau hanya sekedar dipinggir pantai sambil baca buku. Selain itu disalah satu penginapan menyediakan kegiatan workshop. Dari yang saya ketahui  Topi Inn mengadakan cultural workshop dengan tarif terjangkau.


Biasanya menjelang malam restaurant dan cafe-cafe kecil di Padangbai mulai ramai dipenuhi traveller untuk makan malam. Salah satu restaurant yang menjadi favorit saya (kebetulan juga merupakan favorit para traveller).

Ozone Cafe
Pertama....Pizza-nya enak, than tempatnya cozy, suasananya santai dan asyik, suka sama design interiornya. banyak tulisan-tulisan dinding. so... Ozone just like a beautyfull mess :) 



Topi Inn
Great Place Good Price. Nga' nyangka kalo Topi Inn mempunyai tarif penginapan yang bersahabat. Restaurant dan bar-nya juga menyajikan makanan dan minuman yang sebanding dengan harga yang harus saya bayar.

Out Door venue dengan lantai berpasir putih
Suasana indoor di Topi Inn Restaurant

Out door table dengan gambar berwarna ceria

Oya, dari hasil googling ada foto pelabuhan Padang Bai ketika jaman Hindia Belanda juga.


Tips :
Di PadangBai sinyal Indosat tidak ada.

Info Lainnya :
  1. Apotik / Rumah Sakit tidak tersedia, hanya Puskemas yang ada.
  2. Kantor Pos ada.
  3. Bank yang ada BRI.
  4. Atm yang tersedia BRI, Mandir dan BNI.
  5. Warung / Toko 24 Jam terdapat di sepanjang jalan Pelabuhan (Jalan Utama)
  6. Layanan warnet dan wartel tersedia, Layanan internet harganya beragam mulai dari Rp. 3000.- sampai Rp. 8.000.- per jamnya ada (padahal akses kecepatannya sama) dan mungkin masih ada lagi harga yang lebih mengerikan lagi heheheheeee.
  7. Tapi, banyak juga penginapan / restaurant dan cafe yang menyediakan fasilitas wifi.
  8. Last order di restaurant yang ada di Padangbai umumnya adalah pukul 22 : 00 Wita.
Transportasi :
  1. Tersedia banyak  shuttle dari Padangbai ke Airport,Kuta,Ubud dan Lombok. Armada yang digunakan adalah minibus yang layak jalan dan nyaman.
  2. Selain itu ada juga Perama dengan menggunakan mini bus. Sejauh ini minibus Perama yang pernah saya naiki masih berupa mini bus sederhana.
  3. Untuk menuju Kuta menggunakan Perama via Ubud. Jadi Kalau ingin cepat saran saya jangan naik Perama, naiklah Perama disaat memang kita punya waktu lebih.
  4. Tarif shutel menuju Kuta mulai dari Rp. 45.000 hingga Rp. 60.000.-
Perama Shuttle Bus

Suasana di dalam Shuttle Bus Perama

Kota / Spot menarik sekitar Padang Bai :
  1. Klungkung
  2. Goa Lawah
  3. Odessey Sub Marine
  4. Candidasa
  5. Karangasem
So... Kalau kebetulan singgah di Padang Bai jangan lupa sempatkan ke Blue Lagoon dan Bias Tugel ya.

7 komentar:

  1. Your post is great to read. Despite this eyesight issue I started to wear reading eyeglasses.

    BalasHapus
  2. nice blog checkout my blog at

    http://www.onjokes.blogspot.com

    feel free to leave a comment

    BalasHapus
  3. halo mbak kalo dari lombok tiba di pelabuhan padang bai jam 5 atau jam 6 dan kita mau ke kuta, ada shutle bus apa dan berapa ya harganya, soalnya perama paling sore jam 16.30
    many thanks

    BalasHapus
  4. *maksud saya sampai di pelabuhan padang bai nya jam 5 atau 6 sore

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Cindy, maaf baru check blog setelah sekian bulan :(
      kalau sampai Padang bai jam 5-6 sore memang sudah nga ada shutle, tapi biasanya kita bisa ikut shutle dari fastboat,biasanya ada seat kosong dan tawar menawar gitu. Mungkin sekitar 35-50 per orang.

      Hapus